Home » Blog » Tokoh » Mengenal gaya hidup Vivere Pericoloso

Mengenal gaya hidup Vivere Pericoloso

vivere pericoloso soekarno

Vivere pericoloso berasal dari bahasa italia, yang artinya menurut wikipedia adalah “hidup secara berbahaya“.

  • Vivere = Hidup
  • Pericoloso = berbahaya

Kata ini di indonesia di populerkan oleh Presiden Soekarno pada pidatonya yang berjudul TAVIP Tahun Vivere Pericoloso (The years of living dangerously) di acara peringatan kemerdekaan 17 Agustus 1964. Yang salah satunya menyerempet kepada Konfrontasi ganyang Malaysia pada waktu itu.

Inilah sedikit kutipan pidato presiden soekarno tentang vivere pericoloso tersebut:

KITA ini satu bangsa tempe, ataukah satu bangsa banteng? Kalau kita satu bangsa yang berjoang, kalau kita satu fighting nation, kalau kita satu bangsa banteng, dan bukan satu bangsa tempe, marilah kita berani nyrempet-nyrempet bahaya, berani ber-Vivere Pericoloso! Asal jangan kita Vivere Pericoloso kepada Tuhan! Hiduplah ber-Vivere Pericoloso di atas jalan yang dikehendaki oleh Tuhan dan diridhai oleh Tuhan.

Sukarno, Genta Suara Revolusi Indonesia (Gesuri). Pidato kenegaraan 17 Agustus 1964.

…beliau mempunyai ambisi untuk menjadikan indonesia sebagai ibukota dunia !!!…

Pada tahun yang disebut dengan TAVIP tersebut, pemilik nama aseli Kusno Sosrodiharjo itu melihat sebagian besar ibu kota dunia sedang memainkan drama konfrontasi dan saling propaganda. Bung Karno pun begitu. Beliau memanasi egonya dengan nyala sikap diktatoris terang-terangan Eropa abad 1930-an. Malaysia hendak diganyang. Pelindung Malaysia yakni Inggris juga ditantang. Amerika Serikat ditolak. Seluruh dunia Barat dan India juga diajak bersitegang. Orang kulit putih dari kekuatan yang baru muncul—New Emerging Forces (Nefos), dan kekuatan lama yang mapan—Old Established Forces (Oldefos) disebut sebagai Neo-kolonial imperialis (Nekolim).

Yah, itulah segelintir jiwa optimistik pemimpin kita bung karno dalam memperjuangkan indonesia untuk tampil di mata dunia. Bahkan satu hal yang tidak dapat di bayangkan pada saat ini ternyata beliau mempunyai ambisi untuk menjadikan indonesia sebagai ibukota dunia !!!

Karena saking tenarnya kalimat dari pidato ini, seorang penulis Australia “Christopher Koch” menulis novel yang kemudian menjadikannya sebuah film dengan judul yang sama dengan Judul novelnya yaitu The Year Of Living Dangerously, di bintang artis terkenal pula seperti mel gibson, dan Linda Hunt yang kisahnya berlatar belakang pada keadaan di jakarta pada tahun 1965. Ya semua itu terinspirasi berkat adanya pidato Bung Karno Presiden Kita pada waktu itu.

Konsep gaya hidup bergaya Vivere pericoloso sebenarnya lebih dekat kepada orang yang mempunyai keyakinan yang sangat begitu kuat dan optimis akan apa yang dia lakukan. Mereka melakukan hal-hal yang tidak kebanyakan orang lakukan sehingga menjauhi dari titik aman dan menjangkau resiko.
Bagaimana menurut anda ? apakah indonesia sekarang patut disamakan dengan gaya hidup Vivere pericoloso ?

1 thought on “Mengenal gaya hidup Vivere Pericoloso”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *