Home » Blog » Teknologi Informasi » Sertifikasi IT Service Management di Indonesia

Sertifikasi IT Service Management di Indonesia

sertifikasi it service management

Sertifikasi IT Service Management – Penerapan Teknologi Informasi (TI) dalam dunia bisnis bukan saja menjadi pertimbangan penting, melainkan sangat strategis. Berbagai aplikasi TI kini semakin luas diterapkan oleh berbagai jenis industri di seluruh dunia.

Perusahaan-perusahaan modern yang menghadapi persaingan yang semakin ketat, hampir tak bisa mengelak dari keharusan memanfaatkan TI dalam meningkatkan daya saingnya.

Kehadiran TI, ditambah Internet, tampaknya akan terus mendorong perubahan-perubahan yang mendasar, baik dalam cara berkomunikasi, mengelola usaha maupun memunculkan cara-cara baru dalam berbisnis.

sertifikasi it service management kominfo

Namun, teknologi lebih merupakan perangkat dan sarana, namun yang lebih menentukan adalah bagaimana orang-orang menggunakan sarana itu dengan tepat dan cermat dalam menjawab kebutuhannya. Salah satunya adalah bagaimana melayani /service management secara lebih baik, sesuai dengan tantangan masa kini.

Keberhasilan penerapan TI, tentu tidak hanya tergantung karena perangkat dan sistem yang telah diterapkan, melainkan bagaimana mengelolanya sehingga sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Salah satunya adalah apa yang disebut dengan IT Service Management (ITSM). ITSM akan membantu perusahaan dalam mencapai tiga tujuan mendasar, yakni kemampuan mencapai kepuasaan menjawab tantangan dan kebutuhan organisasi secara umum. Untuk itu diperlukan perangkat kebijakan, kerangka kerja, prosedur dan instruksi kerja yang memadai baik dari sisi ruang lingkup maupun kedalaman informasinya.

Kerangka Kerja Standar Service Management

Keyakinan dibalik kegiatan pengembangan Skills Framework for the Information Age (SFIA) didorong oleh adanya fakta bahwa semakin meningkatnya ketergantungan organisasi kepada Information Technology (TI) dalam mencapai tujuan organisasi serta kebutuhan bisnis.

Meningkatnya ketergantungan ini membawa kepada peningkatan kebutuhan akan adanya layanan Teknologi Informasi yang berkualitas serta mampu menjawab dua hal utama dari sebuah organisasi, yaitu selaras dengan business needs serta cocok dengan user requirements.

Organisasi manapun, besar kecil, institusi pemerintahan, perusahaan multi-nasional, organisasi penyedia jasa, ataupun sebuah kantor dengan hanya seorang teknisi IT, walaupun dalam konteks yang berbeda akan membutuhkan layanan IT yang ekonomis, handal, dan berkualitas.

SFIA adalah suatu kerangka kerja yang menjadi standar dalam Service Management. SFIA telah digunakan oleh banyak organisasi yang membutuhkan proses yang berkualitas dalam menyediakan layanan TI, yang pada akhirnya dapat dicapai efektifitas dan efesiensi dalam penggunaan Sistem Informasi. SFIA adalah best practise yang lengkap dan konsisten dalam hal Service Management, yang memfokuskan diri dalam penyediaan layanan yang berkualitas, dan berorientasi pada customer relationship.

Dalam hubungannya dengan menjaga kualitas layanan, Service Level Management (SLM), sebagai bagian dari SFIA, bertanggung jawab dalam kegiatan bagaimana menjaga kualitas layanan IT, melalui siklus:

  • Kesepakatan (agreeing)
  • Pemantauan (monitoring)
  • Pelaporan tingkat pencapaian layanan (reporting)
  • Perbaikan layanan yang buruk (correcting)

SLM dalam setiap kegiatannya selalu mengacu pada kebutuhan bisnis dan justifikasi biaya. SLM sangat penting bagi setiap organisasi, karenan memungkinkan organisasi untuk menentukan tingkat layanan IT yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan bisnis, serta memantau apakah tingkat layanan memang tercapai, dan jika tidak, apa penyebabnya.

SKKNI bidang IT Service Management

Atas dasar pertimbangan tersebut diatas, Kominfo akan mendorong upaya-upaya yang diperlukan untuk membangun dasar bagi pengembangan program sertifikasi IT Service Management yang berbasiskan SFIA yang akan diterima secara luas oleh sektor publik dan swasta. Kominfo, Kementrian Tenaga Kerja dan lembaga pemerintah lainnya dapat membantu upaya-upaya ini dengan efektif mengartikulasikan kebutuhan IT untuk didirikan.

Sebagai tindak lanjut dari upaya ini ada program Pelatihan dan Pendidikan dibidang IT Service Management untuk pembangunan angkatan kerja yang dapat mencukupi kebutuhan industri nasional.

Sebagai acuan maka dibutuhkan sebuah kerangka kerja standar bidang IT Service Management yang menitikberatkan kepada:

kompetensi yang harus dimiliki oleh tiap individu yang melakukan fungsi-fungsi Service Management

Atas dasar kebutuhan inilah disusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dibidang IT Service Management.

SKKNI bidang IT Service Management digunakan untuk memberikan panduan untuk identifikasi dan kategorisasi posisi dan sertifikasi personil yang melakukan fungsi keamanan informasi yang mendukung implementasi informasi organisasi. Tenaga kerja dibidang IT termasuk, namun tidak terbatas pada, semua individu melakukan fungsi Service Management dalam organisasi sesuai dengan kebijakan, prosedur dan peraturan yang berlaku.

Artikel dikutip dari Dokumen Sertikfikasi bidang IT Service Management

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *