Petuah Sebelum Mengganti Template Blog

sebelum mengganti template

Sebelum mengganti template blog ada baiknya anda berpikir ulang akan apa yang terjadi setelah template anda diganti dengan yang baru. Karena kejadian seperti ini terjadi berulangkali kepada saya, baru kemarin!

Untuk diketahui sebelumnya bahwa saya menggunakan blog dengan mesin wordpress, namun pada saat saya blogging dengan Blogger tidak terlalu banyak efek yang ditimbulkan setelahnya.

Pembaca yang budiman, artikel ini saya tulis sebenarnya lebih kepada curahan hati dan bukan atas dasar eksplorasi sana-sini untuk memberikan tips jitu kepada anda tentang bagaimana tindakan yang paling benar sebelum mengganti template blog kesayangan anda.

Berpikir mendalam sebelum mengganti template

Template atau biasa juga disebut theme, yang saya gunakan sebelum saya mengganti dengan template yang sekarang ini, yaitu sebuah template premium dengan harga yang menurut saya cukup tinggi dari template bagus lainnya yaitu seharga $64 (Rp. 900.000, jika konversi rupiah = 14.000/$). Template tersebut yaitu [SENSOR]hotel master dari goodlayers[/SENSOR]

Karena sudah merasa yakin dan percaya diri dengan template tersebut, maka saya melakukan setting yang super duper sangat luar biasa rumit dari puluhan fitur premium yang tersedia di dalam template tersebut.

Kesetiaan diuji oleh template

Seiring waktu berjalan, ternyata saya menyaksikan banyak sekali rumput tetangga yang jauh lebih hijau daripada rumput yang ada di halaman saya.

Seketika saya heran “..kok template sabagus dan semahal ini masih bisa disaingi!?”

Template yang saya banggakan selama ini akhirnya saya putuskan untuk diganti. Dan yang lebih mengenaskan lagi. Template yang nyantol ke hati saya tersebut yaitu template Gratisan dengan fitur yang sangat terbatas!

Semuanya tidak berjalan dengan mulus

Memang pelangi yang indah terkadang menipu, dia hanya datang sebentar lalu pergi menghilang tanpa bekas dan meninggalkan suasana sendu setelah hujan turun.

Template tersebut memang bagus, dan saya sangat suka akan interface yang disajikannya. Template super sederhana, bersih, navigasi jelas, dan banyak hal yang menarik pandangan saya terhadap penampilannya.

Namun saya harus membayar segala konsekuensinya. Setelah saya mengganti template/theme dari yang premium ke gratisan tersebut, saya harus banyak sekali melakukan konfigurasi ulang. Sehingga hari libur saya kemarin FULL di isi dengan berbenah template yang baru.

BACA JUGA : Darimana Memulai untuk menjadi Developer Web

Saya harus menghapus sisa-sisa dari plugin/tools default template yang mahal tersebut, seperti: plugin berjenis page builder, shortcodes, menu navigasi, setting pages, dan masih banyak lagi. Total hampir 15 jam saya menghabiskan waktu saya di depan laptop pada hari itu!

Jadi, apakah anda siap menerima konsekuensi setelah berganti template?

PENUTUP

Kebiasaan sering mengganti template sebenarnya adalah fenomena yang lumrah bagi para blogger, terlebih blogger yang sangat hobi dan benar-benar memperhatikan UX dan UI (Frontend) dari template tersebut. Juga perkembangan zaman yang menuntut kita para blogger untuk mengganti pakaian blog kita dengan yang sesuai perkembangan zaman. Wikipedia aja ganti baju, apalagi kita.

Pada kasus yang saya alami. Saya dengan sukacita dan ikhlas mengganti template premium yang super mahal tersebut dengan template gratisan yang fiturnya sangat terbatas. Hal ini disebabkan oleh kecocokan saya kepada Tampilan/design dan fitur yang disediakan sangat mewakili keinginan saya selama ini.

“..YESS, inilah template yang saya cari-cari selama ini!” (kata saya di dalam hati)

Mumpung banyak waktu luang di hari libur, maka saya tidak berpikir dua kali untuk mengganti template blog saya. Karena jika menunggu hari esok atau beberapa menit kedepan belum tentu niat saya untuk mengganti template akan saya laksanakan.

Jadi menurut saya kritik tentang KESETIAAN TERHADAP TEMPLATE itu salah, seharusnya diganti dengan PELUANG TIDAK DATANG DUA KALI!

*NB: Jadi, apakah kedepannya saya akan mengganti template lagi? SUDAH PASTI 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *