Menyaksikan serunya Pesona Imlek dan Cap Go Meh 2019 di Singkawang

Pesona Imlek Capgomeh Singkawang

Cap Go Meh Singkawang pada hari ini menjadi event yang paling dinanti-nantikan oleh banyak orang sebagai Objek Wisata budaya yang paling menarik dan unik untuk disaksikan.

Siapa yang tak kenal akan pesona atraksi dari para tatung di Cap Go Meh Singkawang yang mampu memukau wisatawan baik yang berasal dari luar pulau di Indonesia maupun dari luar negeri.

Adalah Kota Singkawang, yaitu sebuah Kota Kecil yang berada di 165 km sebelah Utara Ibukota Provinsi Kalimantan Barat yaitu Pontianak. Dimana dapat ditempuh melalui jalan darat (Mobil) kurang lebih 4 jam dari Bandara Supadio. Lalu bagaimana ketika tiba di Kota Singkawang? Tenang, di Kota Singkawang anda bisa dengan mudah mendapatkan Informasi Cap Go Meh ketika anda sudah berada di Hotel. Baik itu informasi Kuliner maupun penyewaan Pemandu Wisata berlisensi dari HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) cabang Kota Singkawang.

Jika kita berbicara tentang Cap Go Meh maka tak lepas dari Perayaan Imlek. Ya, Cap Go Meh merupakan hari penutup perayaan Imlek yang dirayakan oleh warga Tionghoa secara turun-temurun di hari ke 15 (lima belas) setelah tanggal perayaan Imlek. Lalu bagaimana dengan kemeriahan Imlek di Kota Singkawang?

Kemeriahan Imlek 2570 di Kota Singkawang

Tak kalah dengan Festival Cap Go Meh, Perayaan Imlek pun dirayakan sangat meriah pada tahun ini. Pemerintah Daerah beserta Warga Kota Singkawang saling bahu membahu menciptakan kemeriahan yang akan disajikan pada Perayaan Imlek pada tahun ini. Bagaimana tidak, acara yang berlangsung dimulai dari tanggal 3 Februari 2019 yaitu tepat pada 2 hari sebelum menjelang Imlek.

Poster Capgomeh Singkawang 2019

Semua kegiatan dibuat dalam sebuah Rangkaian Acara Festival Cap Go Meh Singkawang. lalu apa saja acara tersebut? di bawah ini merupakan tabel lengkap rangkaian acara menyambut Festival Cap Go Meh, mulai dari Perayaan Tahun Baru Imlek hingga Tanggal Festival Cap
Go Meh Singkawang diadakan:

No.TanggalKegiatanLokasi
1.3 Februari 2019 – Pembukaan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 dan Festival Cap Go Meh Tahun 2019Lapangan Kridasana
2.4 s/d 20 Februari 2019 – Pentas Seni & Budaya
– Expo (UMKM, dan Promosi Produk/Jasa)
Lapangan Kridasana
3.17 Februari 2019 – Prosesi ritual buka mata replika 12 naga di Vihara Tri Dharma Bumi Raya Kota Singkawang
– Festival Pawai Lampion
Kota Singkawang
4.18 Februari 2019 – Prosesi ritual tolak bala oleh Para Rohaniwan/Tatung
– Prosesi Ritual Sembahyang Dewa Langit (Ket Sam Thoi)
Kota Singkawang
5.18 s/d 19 Februari 2019 – Stand Wisata Kuliner SingkawangPusat Kota Singkawang
6.19 Februari 2019 – Festival Cap Go Meh (Parade Tatung)
– Altar dan Lelang
– Prosesi Pembakaran Replika 12 naga di Vihara Buddhayana di Roban (Chai Thong)
Kota Singkawang
7.20 Februari 2019 – Penutupan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 dan Festival Cap Go Meh 2019 Kota SingkawangLapangan Kridasana

Hal yang membedakan Cap Go Meh Singkawang dengan yang Lainnya

Jika anda mencari referensi tentang Perayaan Festival Cap Go Meh, anda akan menemukan beberapa kota di Indonesia dan Luar Negeri yang juga mengadakan perayaan Cap Go Meh, namun mengapa Cap Go Meh Singkawang menjadi Primadona yang mampu menarik perhatian dunia?

  • Cap Go Meh di Kota Singkawang memberikan pesan Toleransi antar umat.
  • Cap Go Meh Singkawang menampilkan Atraksi yang dimainkan oleh para Tatung. Dan dengan jumlah yang sangat ramai.
  • Cap Go Meh Singkawang dilaksanakan secara meriah mulai dari tanggal perayaan Imlek di hari ke-15 sebelum Festival di adakan.
  • Cap Go Meh Kota Singkawang selalu mendapat penghargaan seperti Rekor Muri hampir setiap tahunnya.

Lalu apa yang membuat Cap Go Meh Singkawang tahun ini menjadi sangat spesial? berikut ini terdapat beberapa keunikan yang saya temukan dari Festival pada tahun-tahun sebelumnya:

  • Masuk dalam 100 Calendar of Event (COE) 2019
  • Rekor MURI Sepasang replika singa raksasa setinggi 8,88 meter
    ( ternyata patung ini dibuat oleh seorang Difabel lho! )
  • Hadirnya Replika 12 naga sepanjang 12 meter dengan warna yang berbeda-beda.
  • Atraksi di ikuti oleh 1060 org Tatung. Diantaranya terdapat Tatung Wanita dan Anak Kecil.
  • Ikut dihadiri pula oleh Tatung Bule (Orang Barat) dan Reog dari Ponorogo – Jawa Timur

Seberapa Penting Cap Go Meh Singkawang untuk di Saksikan?

…selain mereka menyaksikan Festival Budaya Cap Go Meh tersebut, mereka juga bisa sambil menjelajah pesona Wisata Alam dan Kuliner yang ada di Kota Singkawang.

Dalam beberapa tahun ini saya memperhatikan potensi dari Cap Go Meh dan Objek Pariwisata lainnya di Kota Singkawang, dan sangat jarang mendapatkan komentar yang negatif dari para pengunjung/wisatawan yang dengan sengaja menyisihkan waktu dan biaya untuk Cap Go Meh Singkawang.

Hal tersebut dikarenakan selain mereka menyaksikan Festival Budaya Cap Go Meh tersebut, mereka juga bisa sambil menjelajah pesona Wisata Alam dan Kuliner yang ada di Kota Singkawang. Bagaimana tidak, terdapat lebih dari 30 tempat wisata kota singkawang yang bisa dijadikan destinasi para wisatawan selain menyaksikan Cap Go meh sambil menikmati berbagai jenis Kuliner/Makanan Khas Kota Singkawang yang tidak bisa kita dapatkan di tempat lain seperti : Mie Tiaw Asu, Bubur Paddas, Choi Pan, Bubur Gunting, Bubur Tahu, dan masih banyak makanan khas Singkawang lainnya yang bakal bikin kamu kangen akan kota kecil ini.

Namun bukan berarti jika anda datang di hari yang berbeda selain Cap Go Meh anda tidak akan mendapatkan sesuatu yang menarik di Kota ini.

Beberapa tempat di Kota Singkawang juga setiap tahunnya mengadakan Festival Budaya seperti Ngabayotn, Naik Dango, dan Festival ala Suku
Melayu yang sama memukaunya dengan Festival Cap Go Meh tersebut.


Penutup

Jika disimpulkan dari awal hingga akhir tulisan ini, sebenarnya kami khususnya warga Kota Singkawang ingin menyampaikan pesan untuk Selalu…

Menjaga Toleransi baik itu Suku, Agama, dan Ras. Kita harus mempu hidup dalam keberagaman dan Potensi Wisata di Indonesia harus dimanfaatkan secara baik dan benar demi anak cucu kita.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis Blog “Generasi Pesona Indonesia Kota Singkawang 2019” yang diselenggarakan oleh Generasi Pesona Indonesia Kota Singkawang. Terima Kasih dan sampai jumpa di Festival Cap Go Meh Singkawang berikutnya, Salam Toleransi 🙂

Beri Penilaian Untuk Postingan Diatas

2 comments

  1. Dewi Reply

    setuju min, semua orang sama dimata tuhan yang satu. untuk mengembangkan budaya bahkan potensi wisata memang harus di jaga baik bukan oleh warga setemat saja namun kita sebagai satu kesatuan di Negara tercinta Indonesia mesti saling mendukung demi kemajuan bersama dan juga agar tidak menjadi sejarah saja.. semoga artikel ini dapat mengubah pola fikir yang masih ego akan suku masing – masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *