Home » Blog » Opini » aku serasa holiday sendiri

Holiday Sendiri

Holiday Sendiri

Malam yang sudah sangat begitu larut, hingga berganti menjadi pagi. Rutinitas kerja lagi, formalitas lagi, menjaga status sosial lagi, hingga malam dan larut dalam malam yang semakin pekat.

Di Satu Masa

Holiday sendiri, hari besar dan perayaan, hari minggu dan libur buatan. Hari-hari terus dan terus berputar.

Berkumpul dalam satu perayaan, entah itu arisan atau sengaja membuat kumpulan dalam acara yang sudah direncanakan. Dan semua itu akan segera berlalu.

Setiap hari holiday sendiri, tanpa berpegangan dengan tonggak yang kokoh. Dan itu juga tiada pasti. Holiday sendiri dan pasti sendiri. Saya juga belum bisa membedakan apakah ini sepi atau cuma ilusi.

Mungkin ini adalah arus yang kuat dari fenomena december morning rain, atau akan ada hal baru yang akan terjadi setelah fenomena yang sangat nyaman ini. ah sudahlah!

Tersisa hari ini, di dalam sepi.
Masih di dalam sepi.
Mencoba untuk tak perduli, yang kualami.

Disclaimer

Holiday Sendiri adalah salah satu tembang yang dibawakan oleh artis lawas jebolan Gank Potlot Oppie Andaresta di Album Bidadari Badung (1995), dibawah label Remagita Records. Holiday Sendiri yang ditulis diatas tidak ada hubungan sama sekali dengan lagu tersebut.

Dengarkan Lagu

Lirik Lagu

Dua belas malam di Patpong
Di pusat hiburan malam kota Bangkok
Turun di daerah hitam yang terbuka
Di keramaian aku sendiri…

Tanpamu….

Dua belas siang Legian
Di tengah turis-turis yang telanjang
Nikmati hangat sinar mentari
Ku berpeluh, di sini tanpa dirimu…

Ah.. yang ku mau
Kau ada di sini, ada di sini
Ah.. yang ku mau
Kau ada di sini, nyata di sini

Di bawah langit hitam Plaka Athena
Di bawah bayangan, bangunan tua Yunani
Naluri romantisku pun bergetar
Ku berkhayal mesra tentang dirimu

Antara Paris, Dusseldorf, Amsterdam
Lewati daun menguning dmusim gugur Eropa
Inginnya tak hilang dibalik sudut biruku
Andai ku ada, di balik pelukmu…

Reff :
Ah.. yang ku mau
Kau ada di sini, nyata di sini
Ah…. ** yang ku mau
Ada di sini, nyata di sini…
Yeeeiiiyeee…heeee…

[Interlude]

Di depan kastil tua Heidelberg
Tanda cinta pangeran, pada sang putri
Nikmati anggur merah manis dibwah kastil
Ku berkhayal, bersulang denganmu…

Reff :
Ah.. yang ku mau
Kau ada di sini, nyata di sini
Ah.. yang ku mau
Ada di sini, nyata di sini

Ah.. yang ku mau
Kau ada di sini, nyata di sini
Ah…. ** yang ku mau
Ada di sini, nyata di sini

Ah.. yang ku mau….
Ah.. yang ku mau….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *