Home » Blog » Serba Serbi » Edan, Ubi Kayu dijadikan Bensin

Edan, Ubi Kayu dijadikan Bensin

ubi jadi bensin

Bukanlah hal yang tidak mungkin jika ubi kayu / singkong bisa di sulap menjadi bensin (BBM). Hal ini sudah di lakukan oleh beberapa petani tradisional dan ilmuwan indonesia.

Pada hari ini kebetulan sekali rasanya ketika kita bicara masalah BBM di indonesia, karena maraknya aksi demonstrasi dan dilema pemerintah dalam menghadapi masalah di sektor bahan bakar ini semakin memanas.
Menurut data dari Kementrian ESDM pada tahun 2011, hal ini di sebabkan oleh defisit yang terjadi hingga 150 juta barel dari permintaan bahan bakar minyak yang mencapai 479 juta barel pada tahun tersebut, dan angka tersebut terus meningkat pertahunnya. Sedangkan permintaan tersebut tidak di imbangi dengan tingkat produksinya yang hanya sekitar 329 juta barel, lalu parahnya lagi 132 juta barel dari produksi tersebut di ekspor keluar negeri. Dan kita juga masih mengimpor minyak mentah dan BBM dari negara luar.

Dari fenomena tersebut diatas, berharga sekali jika kita bicara masalah alternatif bahan bakar yang bisa kita kembangkan dari bahan alami (bioetanol) bukan lagi dari fosil seperti yang kita gunakan sampai sekarang. Apalagi untuk indonesia yang kaya akan bahan alami karena tanahnya begitu subur. Alternatif ubi kayu di jadikan sebagai bahan bakar bensin atau BBM adalah solusi masa depan bangsa indonesia.

cara membuat ubi bensin

Sebenarnya masih banyak solusi lain selain ubi kayu/singkong untuk dijadikan bensin, yaitu jagung, tebu, ubi jalar, sorgum, kentang, dsb. Karena tumbuhan tersebut mempunyai unsur etanol di dalamnya, apalagi jumlah hasil panen pertahunnya sangat lah tinggi di indonesia. Sebagai info, jika anda ingin mengembangkan ilmu tentang membuat bahan bakar dari zat alami ini anda bisa mencari referensi tentang Ilmu Bioetanol atau BBN (bahan bakar nabati).

Sekarang tinggal kita berharap bagaimana pemerintah menanggapi bahan bakar minyak alternatif ini. Apakah akan dijadikan sektor produksi andalan untuk menangani masalah kita, atau cuma duduk, diam, dan terus mengimpor BBM dari negara lain. Sayang sekali rasanya jika hal ini di manfaatkan oleh negara lain dengan melakukan kerjasama terhadap para petani di indonesia sebagai suatu solusi untuk memecahkan masalah bahan bakar yang terjadi di negaranya. Lalu bagaimana dengan anda, Apakah anda juga berniat untuk menjadikan bisnis ubi kayu sebagai bahan bakar bensin ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *