Home » Blog » Opini » Maaf, Saya Anak Baik-baik

Maaf, Saya Anak Baik-baik

anak baik-baik

Anak Baik-baik yaitu istilah remaja masa kini yang pada dasarnya untuk menunjukkan bahwa dia beneran Orang yang Baik.

Orang yang baik bukan berarti tidak pernah membuat kesalahan, namun jika sudah tau itu adalah hal yang negatif dan masih saja terus dilakukan, itu namanya sudah bukan anak baik-baik lagi, tapi sebaliknya. Anak Nakal !

Banyak sudah yang saya coba dan lalui selama berbulan bahkan belasan tahun lamanya untuk menyelami gaya hidup “Nakal”. Semua dicoba, yang cocok dilanjutkan, yang tidak langsung ditinggalkan. Saya ingin kelihatan seperti orang yang tanpa beban (dari omongan orang lain). Tetapi kabar buruknya, kita dinilai dari norma sosial masyarakat indonesia pada umumnya. Norma ini tidak tertulis namun bisa dilihat dan dirasakan langsung.

Apakah kamu anak baik-baik?

Pertanyaan seperti itu biasanya secara otomatis direspon oleh otak dengan jawaban:

..Iya, saya adalah anak baik-baik.

Mereka lupa dengan hal negatif yang sudah mereka lakukan secara sengaja dan berulang-ulang. Modal utama untuk menyangkal dari predikat anak nakal adalah mereka selalu berpikir tentang hal baik yang pernah dilakukannya. Mereka pura-pura lupa dengan segudang hal jelek/kebiasaan buruk yang paling sering dilakukannya. Itulah Ego.

Apakah kamu benar-benar anak yang baik?

Setelah ngobrol dan curhat sana/i ternyata si orang baik itu tetap saja melakukan kebiasaan buruk yang sudah menjadi stereotype di Indonesia. Misal, anak gadis yang selalu pulang larut bahkan menjelang subuh, padahal di lingkungaan sekitarnya dan klaim dari masyarakat sudah menyatakan bahwa dia adalah anak baik-baik. Namun sebaik apapun jika dia terus melakukannya maka mata yang ada disekitarmu akan memberi predikat mu sebagai anak yang nakal.

Panduan Mencari Jodoh

Agar dapat menyelami kehidupan dimasa mendatang dengan baik-baik dan mengurangi resiko pertengkaran besar yang terjadi di dalam rumah tangga, saran saya: carilah jodoh yang betul-betul anak baik-baik (bukan yang ngaku baik). Bukan yang money oriented, bukan yang suka pulang larut malam bahkan hampir subuh, dan pastinya bukan yang bertopeng agar kelihatan seperti anak baik-baik beneran.

Anda cinta keluarga anda, menjaga masa depan anda, dan bertanggung jawab atas keturunan anda, saran saya:

Jauhi pasangan yang Nakal, dan mulailah belajar untuk menjadi anak baik-baik beneran untuk di masa sekarang dan yang akan datang.

Kesimpulan

Setiap manusia pasti selalu ingin keliahatan seperti anak yang baik, Tapi jika masih melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat indonesia dan budaya timur lainnya, sebaiknya segera tinggalkan sebelum anda menyesal di kemudian hari. Wassalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *